Hikmah di Balik Karantina Covid-19 di Rumah Saja
Hikmah di Balik Karantina Covid-19 di Rumah Saja
Diperbarui: 14 April 2020 12:21
Covid-19 memang jadi beban semua negara dan masyarakat dunia. Khawatir berlebihan, jenuh di dalam rumah lantaran sering di rumah aja, hingga beberapa di antaranya ada yang melanggar aturan pemerintah untuk dirumah saja. hikmah dan pelajaran dari pandemi global Covid-19 yang membuat banyak orang kembali merenung, mencari tahu apa maksud dari ujian hidup berupa wabah ini.
Beberapa hikmah yang bisa kita ambil antara lain:
- Orang jadi semakin banyak beribadah mengingat Allah SWT (sholat tepat waktu, mengaji, puasa dan kegiatan keagamaan lainnya).
- Berkumpul dengan keluarga, Karena yang tadinya sibuk bekerja tidak pernah berkumpul atau sekedar main dengan anaknya, sekarang harus dirumah saja menghabiskan waktu dengan keluarga.
- Intropeksi diri, Melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah kita lakukan untuk memperbaiki kekurangan diri sendiri.
- Bumi yang akhirnya punya waktu untuk istirahat dari berbagai paparan polusi udara.
- Jalanan yang lengang, tidak pernah sebelumnya jalanan renggang dan sesepi sekarang ini.
- Bisa merasakan bekerja dan sekolah dirumah, karena biasanya kita disibukan dengan kegiatan tersebut sampai lupa untuk beristirahat.
- Kita jadi rajin olahraga dan menjaga kebersihaan lebih, dan masih banyak lagi perubahan drastis yang terjadi di bumi ini.
Nah, berbicara soal hikmah yang terjadi selama pandemi global Covid-19, apakah masyarakat juga merasakan hikmah dari pandemi Covid-19?
Yuk kita simak beberapa pendapat masyarakat. Menurut Tatang Adhiwidharta (29) seorang karyawan swasta di Jakarta mengemukakan sejak pandemi Covid-19 jadi semakin menjaga kebersihan dan kesehatan.
Ia menyadari kesehatan dan kebersihan merupakan hal yang sangat berharga, karena bisa melindunginya dari berbagai penyakit, termasuk Covid-19.
"Hidup jadi lebih bersih, steril, menjaga kebersihan diri kita jadi sadar hal itu. Dulu tuh rasanya biasa aja, sekarang ketat banget soal kebersihan," ungkap Tatan
Selain jadi lebih sadar betapa berharganya menjaga kesehatan dan sering kumpul bersama keluarga, hal positif apalagi yang dirasakan warga selama pembatasan interaksi sosial?
Sejak diterapkannya pembatasan interaksi sosial (physical distancing) Sri Utari (26), guru TK di Bandung Timur, Jawa Barat menuturkan selain bisa sering kumpul dengan keluarga, juga jadi bisa istirahat lebih lama dan berkualitas selama bekerja dari rumah.
"Bisa kumpul sama keluarga, dan yang WFH bisa punya waktu istirahat lebih lama," paparnya.
Hikmah lain yang dirasakan Utari lantaran sering di rumah aja juga jadi jarang banget jalan-jalan atau hangout bersama teman-teman.
Harapan Masyarakat kepada Pemerintah
Video Pilihan
Komentar
Posting Komentar